Kerinduan

Sore ini, tidak jauh berbeda dengan sore-sore lain yang pernah dilalui. Kesibukan dari rutinitas dan rasa lelah campur menjadi satu. Menyibakkan satu rasa. Aku harus tidur untuk melupakan kesibukan dan menghilangkan kelelahan.

Seketika di tengah lamunan yang diiringi oleh lantunan Bingkai Kehidupan dari Shoratul Harokah, memori di kepala secara otomatis beralih ke mode rewind apa yang pernah dilalui sekitar 5-7 tahun yang lalu. Ketika diri yang mulai merenta tua ini masih terbilang cukup muda, melewati hari di ruang kuliah, mushola atau sekedar memenuhi sekretariat dengan canda tawa.

Terbesit kerinduan dengan apa yang pernah dilalui. Banyak sekali yang berubah dalam 5 tahun ini. Canda tawa, keseriusan dalam berdiskusi atau hanya sekedar diam masih hangat terasa di hati. Berkumpul dengan orang-orang yang luar biasa. Dengan semangat dan mimpi yang selalu meninggi. Kesantunan dalam berinteraksi, saling mengingatkan jika lupa diri, atau saling memberi nasihat menjadi suatu kerinduan tersendiri yang ingin sekali untuk diulang dan diperbaiki. Lanjutkan membaca

Hadir Kembali

Kurang lebih sudah sembilan bulan, dihitung dari posting terakhir di Bulan Maret 2014, blog ini tidak pernah memuat tulisan baru. Kesibukan sebagai karyawan salah satu perusahaan menjadi penyebab utama disamping semangat yang terlalu besar untuk tidak melakukan sesuatu terhadap blog ini.
Oke, mari kita mulai bersihkan sarang laba-laba pada blog ini. Mulai saat ini, aku akan berusaha untuk terus memperbaharui tulisan di blog ini (seperti janji yang sudah-sudah :p ). Tentu saja, dengan sajian baru yang lebih segar dan lebih berisi serta lebih bermanfaat (semoga).
Baiklah, sebagai awal yang baru, aku hanya ingin mengucapkan terima kasih sudah berkunjung ke blog ini. Semoga keberkahan dan kebaikan selalu bersama kita semua. Aamiin 🙂

Mengenai Hujan

Hujan adalah cara langit menyampaikan doa para hati yang merindu…. (Exval)

Hujan adalah bahasa alam,
Menterjemah sandi atas kata-kata yang tak bisa disampaikannya;
Cinta.. (Suci)

Hujan itu rahasia tuhan.
Dari tiada, dijadikannya kehidupan.
Curigaku, seperti itu jugalah.
Cinta.(Are)

Hujan adalah pertemuan yg indah antara air dari langit dan tanah yang dimediasi oleh gravitasi, mungkin seperti itu pulalah pertemuan antara aku dan kamu. (Rudi)

Dinamika Hidup

Ride the chaos storm of time and watch the wheel of life (Nidji-Liberty Victory) Image

Perjalanan hidup. Roda kehidupan. Setidaknya itulah kiasan kata jika kita merujuk pada sesuatu yang terjadi dalam hidup kita. Baik atau buruk, Sedih dan senang semuanya pasti kita alami. Ada yang menyenangkan tapi ada pula yang memusingkan kepala. Sudahlah menjadi sesuatu yang wajar jika kita mengalami kekecewaan atau berada dalam keterpurukan namun kita bangkit menuju sesuatu yang lebih baik. Hidup terus berputar.

Menyikapi perjalanan hidupku dalam 4 tahun terakhir. Semuanya begitu berwarna. Sedih, senang, kesulitan, kemudahan telah banyak dirasakan. Periode terbawah dalam 4 tahun terakhir pun sudah dirasakan. Menyedihkan memang ketika itu. Tapi yang pasti, seperti dialog seorang Zainuddin dalam film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, “Luka pun ada sembuhnya”. Alhamdulillah semua dilewati.

Dan di saat semuanya dimulai kembali dari awal dengan impian yang satu per satu tercapai, mimpi lama yang sedikit demi sedikit mulai terwujudkan, kekecawaan, kegalauan, kesedihan itu kembali hadir. Senang sedih hadir berganti karena keduanya berdampingan bagai dua sisi mata uang. Mengutuk ketidaktegasan, meratapi ketakutan yang telah lalu hanya menambah besar ganjalan di hati.Harapan dan asa yang sempat hadir hilang begitu saja. Ada kekecewaan yang sangat besar di sekelilingku. Aku bisa merasakannya. Berat memang, tapi sangat berat bagi diriku yang menjalankan semuanya jika ada nada sumbang dan ganjalan kekecewaan dari orang terdekat. Harusnya semua dilalui dengan kegembiraan, dengan ucapan syukur, dengan kebanggaan. Bukan ratapan, penyesalan, kemarahan dan segudang amarah negatif. Itulah semua yang ada di dalam hati.Satu yang pasti, semua pasti berputar. Hidup ini tidak dinamis tapi akan selalu bergerak. Lanjutkan membaca

Soal Kenyamanan

Bukan masalah visual, tapi kenyamanan. Itulah kata bijak dari seorang sahabat pada sebuah diskusi di grup media sosial tentang calon pendamping hidup. Usia 25 tahun bagi seorang laki-laki adalah usia dimana kegelisahan mengenai pencarian pasangan hidup mulai memuncak.

Apa yang kita lakukan jika suatu hari kita bertemu dengan seseorang yang begitu kita idamkan? Kenyamanan begitu terpancar walaupun pertemuan tersebut tidak disengaja dan singkat. Ingin mengulang kembali percakapan singkat nan nyaman yang begitu dinanti sekian lama. Kata dan kalimat tersambung antara keinginan dan logika.

Tapi jangan lupa, hidup bukan hanya soal kenyamanan semata. Banyak rintangan yang membuat kenyamanan berkurang. Bahkan, bisa saja kenyamanan yang baru ditemukan adalah sebuah kenyamanan semu dan menipu. Realita yang begitu jauh dari angan dan cita. Terkadang, berprasangka adalah sesuatu yang lebih baik dan semoga berfungsi sebagai alat peringatan dini.

Putaran waktu begitu sempit dan badai ketidakpastian begitu kencang terasa. Chris Martin dalam lirik salah satu lagunya berkata, “If you never try, you’ll never know” atau lebih baik mendengarkan nasihat seorang Anis Matta dalam Serial Cinta, “Lupakan! Lupakan cinta jiwa yang tidak akan sampai di pelaminan.”

Shaum (Puasa) Itu Tetap Sederhana

Bulan Ramadhan adalah bulan dimana kita belajar untuk mengendalikan hawa nafsu. Namun nyatanya, hal tersebut hanya menjadi sesuatu yang akan selalu diketahui tanpa sekalipun kita mengamalkannya. Mengapa demikian? Perhatikan saja, tingkat konsumsi di tengah masyarakat meningkat tajam ketika Bulan Ramadhan.

Silahkan diperhatikan, bagaimana orang kebanyakan sibuk membeli takjil atau menu untuk berbuka puasa. Di satu sisi memang, menjadi keuntungan tersendiri banyaknya pasar bedug atau pasar dadakan yang menjual berbagai macam menu takjil berbuka puasa. Ekonomi masyarakat mengalami percepatan yang cukup baik. Tapi, terjadi inflasi yang tingginya melebihi pertumbuhan ekonomi masyarakat ketika Bulan Ramadhan, konsumsi sangat meningkat. Terutama bagi individu-individu yang menjadikan buka puasa sebagai ajang balas dendam dari puasa yang telah dijalani. Lanjutkan membaca

Referensi: Islam Sehari-Hari

IMG_20130704_0001.jpgYang Penting, Yang Terabaikan

Postingan kali ini saya akan sedikit bercerita mengenai buku yang saya beli beberapa hari lalu. Tertarik dengan cover buku Islam Sehari-Hari, saya tanpa ragu membelinya di sebuah toko buku terbesar di Indonesia. Buku ini adalah komik yang berisi kritik konstruktif mengenai Umat Islam di Indonesia bahkan dunia pada hari ini.

Komik Islam Sehari-Hari menggambarkan Umat Islam di Indonesia bahkan dunia pada hari ini banyak yang lupa bagaimana menjalankan Islam sesuai Al Quran dan Hadits. Hal yang luput dari pengetahuan kita tentang agama diingatkan kembali melalui kritik yang dibungkus dengan humor cerdas dan tentu saja mendidik. Sebagai contoh, kita diingatkan untuk menyampaikan ajaran Islam dengan lemah lembut dan penuh sopan santun dengan menjauhi kekerasan dan fanatisme yang sempit yang justru menyebabkan citra negatif terhadap Islam. Atau contoh lain, bagaimana kita dengan mudahnya mencela makanan padahal itu adalah perbuatan yang dilarang. Lanjutkan membaca