Bumi Rafflesia…

P_20170126_091908.jpg

Rafflesia Arnoldii dengan tujuh kelopak yang konon susah ditemukan. Mekar di hari ke-3 di hutan hujan tropis Jalan Lintas Bengkulu-Kepahyang, Taba Penanjung Kabupaten Bengkulu Tengah

Sebelumnya, saya meminta maaf karena tahun 2016 lalu, tidak ada satu pun tulisan baru di blog ini. Banyak hal yang bisa menjadi alasan. Sibuk dengan pekerjaan, terbatasnya koneksi internet, semua bisa menjadi alasan. Sekali lagi, maafkan. Mari kita buka lembaran baru.

Salah satu ciri khas Provinsi Bengkulu adalah klaim bahwa pertama kali Bunga Rafflesia pertama kali ditemukan di daerah hutan hujan tropis Bengkulu (pada waktu itu disebut Bencoolen oleh orang Inggris) tahun 1818 oleh seorang penemu Inggris, Dr. Joseph Arnold pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Thomas Stamford Raffles, itulah kenapa bunga tersebut dinamakan Rafflesia Arnoldii.

Menurut Wikipedia, Tumbuhan ini tidak memiliki batang, daun ataupun akar yang sesungguhnya. Rafflesia merupakan endoparasit pada tumbuhan merambat dari genus Tetrastigma (famili Vitaceae), menyebarkan haustoriumnya yang mirip akar di dalam jaringan tumbuhan merambat itu. Satu-satunya bagian tumbuhan Rafflesia yang dapat dilihat di luar tumbuhan inangnya adalah bunga bermahkota lima.

Bunga Rafflesia sangat mudah ditemukan di daerah hutan hujan tropis yang masih terjaga kelestariannya, terutama di musim penghujan. Bunga Rafflesia mudah sekali ditemukan di daerah yang lembab dengan suhu yang terjaga kesejukannya atau hari ini kita mengenal hutan hujan tropis di Daerah Gunung yang menjadi jalan lintas utama Kota Bengkulu-Kabupaten Kepahyang, menjadi lahan subur tumbuhnya puspa langka ini.

P_20160724_153747.jpg

Rafflesia Arnoldii yang mulai layu di hari ke-5.

Saya pribadi, baru tiga kali melihat langsung dengan mata kepala sendiri indah dan uniknya Bunga Rafflesia. Di Provinsi Bengkulu sendiri paling tidak kita bisa menemukan dua jenis Bunga Rafflesia, yaitu Rafflesia Arnoldii dan Rafflesia Gadutensis dengan ciri dan keunikan masing-masing.

Mudahnya menemukan Bunga Rafflesia di Provinsi Bengkulu menjadi salah satu hal yang harus disyukuri. Ternyata, Provinsi Bengkulu menyimpan kekayaan alam yang luar biasa dan tidak kalah dari daerah lain. Salah satu wujud syukur adalah menjaga kelestarian alam sehingga anak cucu kita nanti dapat ikut menikmati keindahan Bunga Rafflesia ini. Klaim bahwa Provinsi Bengkulu sebagai Bumi Rafflesia atau The Land Of Rafflesia perlu disikapi dengan serius semisal dengan pengurusan hak paten untuk julukan tersebut. Hal ini dirasakan perlu mengingat Bunga Rafflesia adalah salah satu ciri khas dan identitas utama Provinsi Bengkulu karena jika tidak, daerah atau negara lain akan melakukan klaim serupa dan memunculkan dispute identitas Provinsi Bengkulu sebagai The Land Of Rafflesia. Seperti yang kita ketahui, Bunga Rafflesia juga dapat ditemukan di wilayah hutan hujan tropis di negara lain di Asia Tenggara.

Saya bersyukur memiliki pengalaman yang luar biasa dan dapat menyaksikan langsung tumbuhnya Bunga Rafflesia. Sebuah pengalaman yang sangat berharga. Terima kasih kepada Yang Maha Kuasa atas ciptaan-Nya yang unik dan luar biasa. Beberapa dokumentasi Bunga Rafflesia akan saya tampilkan. Ayo datang ke Bengkulu dan lihat langsung Bunga Rafflesia. Semoga kelestarian alam dapat terjaga dengan baik selamanya.

P_20170211_135739.jpg

Bunga Rafflesia jenis Rafflesia Gadutensis dalam proses pemekaran berlokasi di Palak Siring, Kemumu, Bengkulu Utara.

p_20160724_153940

Pose dengan Rafflesia Arnoldii.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s