Era Baru Manchester United

8 Mei 2013 menjadi hari yang mungkin tidak disangka oleh seluruh fans Manchester United dimana pun menjadi hari diumumkannya pengunduran diri Sir Alex Ferguson selepas musim 2012-2013. Tanpa tanda-tanda yang jelas sebelumnya, Sir Alex mengumumkan dirinya pensiun di akhir musim. Berakhirlah era Sir Alex Ferguson musim. Satu hari kemudian, David Moyes atas rekomendasi Sir Alex ditunjuk sebagai pelatih Manchester United yang baru. Jelas, ini adalah perubahan besar di Manchester United. Setelah 26 tahun di bawah kendali Sir Alex Ferguson, mereka harus menerima pelatih baru yang tentu saja sangat berbeda , meskipun banyak juga yang berpendapat Moyes adalah reinkarnasi dari Sir Alex.

Manchester United yang tidak terbiasa mengganti pelatihnya setiap musim akan menghadapi banyak tantangan baru. Terlebih, David Moyes bukanlah pelatih yang bergelimang prestasi dan pengalaman di Eropa. Namun, konsistensi selama 11 tahun menjadi pelatih Everton adalah hal yang menjadi nilai lebih Moyes sehingga Sir Alex sendiri yang menunjuknya sebagai pelatih baru.

Akan ada perubahan besar dalam permainan setan merah musim depan. Gaya kick and rush tentu masih kental di setiap tim Inggris saat ini. Mengingat permainan Manchester United yang belakangan juga mengandalkan permainan umpan pendek cepat dan penguasaan ball possession di beberapa pertandingan, sepertinya gaya permainan tersebut akan jarang diperlihatkan oleh United di bawah David Moyes. Moyes mungkin akan lebih menghidupkan gaya kick and rush yang beberapa musim terakhir sudah sedikit dilupakan oleh United.

David Moyes akan menghadapi tekanan berat karena United sangat kental tradisi juaranya sejak ditangani Sir Alex. Namun, kita tentu tidak boleh pesimis dengan seorang David Moyes. Sir Alex juga seorang pelatih yang terkesan biasa-biasa saja ketika datang pada tahun 1986. Dan lihat juga Antonio Conte yang sebelum melatih Juventus hanya melatih klub di Serie-B, saat ini mampu membawa Juventus kembali menguasai Liga Italia.

Komposisi pemain yang ditinggalkan oleh Sir Alex juga cukup mapan. Keseimbangan usia antar pemain juga cukup baik. David Moyes tentu tidak perlu belanja besar-besaran, karena Fergie’s Heritage masih cukup kompetitif di Liga Inggris bahkan di Eropa. David Moyes hanya tinggal memikirkan bagaimana caranya Wayne Rooney bisa dipertahankan, mencari pengganti Paul Scholes dan menyiapkan anak-anak muda seperti Jones dan J. Evans untuk menggantikan posisi Ferdinand yang mungkin dalam waktu dekat akan segera gantung sepatu.

Menarik ditunggu seperti apakah Manchester United di bawah kepemimpinan David Moyes. Manchester United seperti ingin mengulang semuanya dari nol, dari tidak ada apa-apa seperti dulu dan jauh dari kesuksesan era sebelumnya. Dalam 6 tahun ke depan, David Moyes dipercaya untuk membuat sejarah dan prestasi baru di United. Satu hal yang pasti, David Moyes harus didukung siapapun yang mencintai klub ini. Setidaknya itulah yang diucapkan Sir Alex dalam farewell speech di Old Trafford.

Laga Community Shield sebelum kick off musim baru mungkin bisa menjadi salah satu indikator seberapa kompetitifnya Manchester United dengan David Moyes di musim kompetisi mendatang. Welcome David Moyes and Thank You Sir Alex.

Satu pemikiran pada “Era Baru Manchester United

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s