Hikmah: Angin Sepoi-Sepoi

Alkisah di sebuah hutan, ada seekor monyet yang ingin sekali memanjat pohon yang sangat besar dan tinggi. Tanpa basa-basi, monyet tersebut segera mencoba naik ke puncak tertinggi pohon tersebut.

Ketika memanjat cukup jauh dari permukaan tanah, tiba-tiba angin kencang, badai, menghampiri hutan tempat monyet tersebut. Angin sangat kencang berhembus. Membuat pepohonan di hutan tersebut bergoyang hebat dan ada beberapa yang tumbang. Karena memiliki firasat alam yang kuat, monyet tersebut yakin badai tidak akan lama. Dan ia menguatkan tekad untuk terus memanjat. Dengan sekuat tenaga, monyet bertahan di tengah batang pohon, memegang apa saja agar ia tidak goyah dan terjatuh.

Sampai akhirnya badai reda dan monyet tiba di pucuk pohon. Monyet lalu menikmati indahnya hutan dari pucuk pohon. Memejamkankan mata menikmati udara. Sampai ada sesuatu yang begitu nikmati yang dirasakan monyet di ubun-ubun kepalanya. Ya, angin sepoi-sepoi menyapa ubun-ubun kepala monyet, membuat monyet tertidur dan akhirnya terjatuh ke permukaan tanah.
———————————————————-

Semoga kita bisa mengambil hikmah dari kisah di atas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s