Zalim dan Berlaku Adil.. Sebuah Jeritan Hati….

Bismillah.. melalui tulisan ini izinkan saya untuk mengungkapkan jeritan hati saya. Jeritan hati yang keluar dari serentetan realita yang saya lihat belakangan ini. Sebelum masuk ke isi tulisan ini, ada penggalan hadits arbain ke-24 yang akan saya sisipkan, berikut bunyi penggalan hadits tersebut:

“Wahai hambaku, sesungguhnya aku telah mengharamkan kezaliman atas diriKu dan Aku telah menetapkan haramnya (kezaliman itu) diantara kalian, maka janganlah kalian saling berlaku zalim (HR. Muslim)”

Masya Allah, kadang kekuasaan, kedudukan, dan kewenangan yang pada diri kita tidak dipergunakan sebagaimana mestinya. Banyak sekali tindakan yang jika dilihat tidak amanah dengan kekuatan yang dimiliki dengan berbagai alasan dan argumen. Bahkan di sebuah lingkungan yang kental dengan nuansa keislaman.

Sebagai seorang muslim, kita sudah barang tentu mengetahui bahwa sesama muslim adalah bersaudara. Sesama saudara harus saling menolong dan setiap tindakan kita ketika berinteraksi (bermuamalah) dengan saudara seakidah sebaiknya saling menguntungkan, bukan saling merugikan. Dari penggalan hadits arbain di atas, jelas sudah bahwa kita tidak boleh berlaku tidak adil antar sesama manusia, terlebih kita melakukan sebuah perbuatan yang menyakiti hati bahkan sampai berbuat zalim saudara seiman kita. Dalam hidup kita, ada hak-hak saudara kita yang kita gunakan. Kita tidak boleh berlaku zalim walaupun dengan dalih untuk kebaikan bersama.

Terlebih jika kita menggunakan jasa saudara kita untuk membantu meringankan pekerjaan kita. Rasullah SAW pernah bersabda, “Berikan upah pekerja sebelum kering keringatnya”. Kita harus berpegang pada sabda Rasullah tersebut jika kita masih mengaku sebagai seorang muslim dan menunaikan segala kewajiban-Nya.

Berkaca dari yang saya lihat belakangan ini, sungguh di luar logika saya sebagai seorang muslim. Peristiwa demi peristiwa yang terjadi sungguh menyayat nurani saya sebagai seorang manusia. Jika mereka memang cerdas dan mengaku sebagai seorang muslim, saya yakin tidak akan terjadi hal yang tidak mengenakan tersebut.

Allah SWT melalui surat Al Maidah ayat ke-8 memerintahkan manusia untuk selalu berlaku adil. Surat tersebut berbunyi, “Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu sebagai penegak keadilan karena Allah, (ketika) menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah. Karena (adil) itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh, Allah Maha teliti apa yang kamu kerjakan.”

Jelas sudah bahwa Allah memerintahkan kita untuk berlaku adil. Jika kita berlaku zalim, niscaya akan banyak sekali kemudharatan yang akan kita dapatkan di dunia ini. Belum lagi sanksi di akhirat nanti. Berlaku adillah jika kita masih mengaku seorang muslim dan beriman kepada-Nya. Ingat, sanksi Allah lebih berat daripada hukuman apapun di dunia ini. Wallahualam bishawab.

*Bersabarlah saudaraku, ini adalah ujian yang harus dilalui sebagai tanda kasih sayang Allah kepadamu demi meningkatnya keimanan kepada-Nya. Dan ingatlah kalian!!! Siapa saja kalian!! Bahwa Allah akan menunjukkan keadilan kepada kita semua!!!

2 pemikiran pada “Zalim dan Berlaku Adil.. Sebuah Jeritan Hati….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s