Tidak Semua Bisa Dijawab dan Diungkap

Sebelumnya, saya mohon maaf jika tulisan ini terkesan sedikit cengeng atau manja seperti seorang ABG yang galau. Tapi saya hanya ingin melampiaskan apa yang saya rasakan dalam sebuah tulisan seperti tagline dalam blog ini Ketika Tulisan Dijadikan Pelampiasan. Saya hanya ingin menyalurkan emosi yang saya rasakan saat ini tanpa harus menguraikan air mata atau tindakan lainnya yang sangat kental dengan ciri seorang Anak Baru Gede. Dan juga terkadang, saya merasa nyaman mengungkapkan apa yang saya rasakan dalam sebuah tulisan.

Cukup kata pengantarnya. Di tulisan ini saya hanya ingin mengeluarkan apa yang saya rasakan dan saya alami kurang lebih satu tahun terakhir. Ada satu hal yang menjadi fitrah seorang manusia biasa yang menghampiri diri ini dan itu cukup menyita perhatian saya. walau pun pembaca mungkin ada yang mengetahui latar belakang aktifitas saya, izinkan saya memakai sebuah ungkapan yang saya kutip dari film serial Chuck berikut ini, I just a normal guy who want a normal life.

Banyak sekali kejadian setahun terakhir yang sungguh di luar dugaan saya. mulai dari bagaimana masa akhir kuliah saya yang sedikit mudah dan tidak saya bayangkan sebelumnya (walau skripsi hanya dinilai B) sampai pada akhirnya saya memulai mengabdi sebagai seorang karyawan di salah satu bank syariah di Indonesia. Tapi, yang sungguh di luar dugaan adalah bagaimana saya menjalin komunikasi dengan seseorang yang sungguh jauh di luar jangkauan saya.

Komunikasi yang dibangun membuat saya seolah begitu dekat dengannya, walau secara fisik belum pernah sekalipun bertatap muka. Tiada hari tanpa berkomunikasi dengannya. Hingga pada satu babak dalam kehidupan ini semua seolah menguap, terbang bagaikan debu karena sesuatu yang tidak saya mengerti sama sekali. Dan pada suatu waktu yang tanpa pernah diduga saya bisa bertemu dengannya meskipun akhirnya sekarang komunikasi itu istirahat kembali.

Saat ini, jujur perhatian saya tertarik kepada seseorang. Kembali, seseorang yang rasanya di luar jangkauan saya. Mungkin saja penyebabnya karena seringnya intensitas pertemuan yang dikarenakan satu aktifitas yang kami lakukan saat ini. Saya sendiri sejujurnya bingung menyikapi hal tersebut. Sementara ini, biarkanlah semuanya mengalir seperti air.

Banyak sekali kejadian dalam satu tahun terakhir yang tidak bisa saya jelaskan mengapa dan kenapa bisa terjadi. Yang saya pahami adalah apa yang terjadi dalam hidup saya adalah yang terbaik dari-Nya dan kita harus bisa bersyukur dengan apa yang ada dalam hidup kita. Terakhir, saya mengutip apa yang diungkapkan seorang sahabat dalam akun twitter miliknya untuk menggambarkan hidup saya satu tahun terakhir ini, Tidak semua tanya bisa dijawab, tidak semua rasa bisa diungkap (Alfian,2011).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s