Dari Sini Berangkatlah Kita.. Secercah Harapan Bagi Pemimpin Baru…

Pemuda, janganlah berkecil hati dan patah semangat. Ingat, kita terus berperan dalam sosialisasi Ekonomi Syariah terutama bagi mereka yang baru mengenalnya. Saya berharap FoSSEI tidak cepat puas untuk sosialisai ekonomi syariah ke berbagai kalangan. –Muliaman D. Hadad, Deputi Gubernur Bank Indonesia-

Pergiliran amanah kepemimipinan dalam tubuh organisasi Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) melahirkan beberapa harapan bagi para Presidium Nasional FoSSEI tahun amanah 2010-2012. Tentu saja, harapan akan semakin meningkatnya kinerja FoSSEI dan sosialisasi ekonomi Islam di Indonesia sekaligus mempersiapkan diri menuju visi FoSSEI yang mendunia pada tahun 2030.

Jika boleh menyebut amanah yang didapatkan oleh Presidium Nasional FoSSEI sebagai beban, jelas beban tersebut akan semakin berat untuk dipikul mengingat saat ini dakwah dan sosialisasi ekonomi Islam dirasakan akan sedikit berat untuk dijalani karena berbagai tantangan yang juga semakin besar. Presidium Nasional FoSSEI harus bisa menggerakkan roda organisasi agar organisasi ini tidak jalan di tempat atau meraih kembali apa yang sudah didapat oleh pemimpin terdahulu. Organisasi ini harus semakin besar, bukan hanya pencapaian secara kuantitas namun juga secara kualitas.

Di sisi lain, FoSSEI diharapkan bisa lebih banyak terjun ke masyarakat luas karena masyarakat adalah lahan yang sesungguhnya, lahan yang harus disemai benih-benih ekonomi Islam oleh FoSSEI demi wujudkan ekonomi Indonesia yang bebas riba dan lebih madani dari saat ini. Ke depan, diharapkan akan lebih banyak kader-kader FoSSEI yang melibatkan dirinya dalam membangun komunitas ekonomi masyarakat berbasis syariah seperti yang telah dilakukan beberapa Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) di sejumlah daerah.

Hal terpenting yang perlu diingat adalah FoSSEI merupakan tunas baru dari banyaknya tunas yang saat ini tumbuh berkembang menjadi perangkat perjuangan, dimana di pundaknya harapan-harapan masa depan Islam digantungkan. FoSSEI merupakan benih komunitas baru dengan budaya baru. Komunitas Islam yang mencoba mengenalkan kembali seperti apa Islam dalam budaya-budaya perilaku ekonomi. FoSSEI merupakan ujung tombak yang sangat tajam dalam perjuangan ini. Jika perjuangannya mengajak ummat gagal dalam membangun peradaban baru Islam dalam berekonomi, maka merekalah yang nantinya akan menjadi ummat itu. Karena nilai-nilai, prinsip-prinsip, dan perilaku ekonomi Islam telah menjadi kebiasaan, kelaziman atau bahkan karakter mereka.

Sebagai penutup, saya sengaja mengutip dari sebuah tulisan, “Semua punggawa FoSSEI menjaga dirinya atas prilaku mereka dalam berekonomi. Gaya hidup FoSSEI adalah Ekonomi Islam, jangan cari-cari gaya hidup yang lain. Jangan menari diatas tabuhan genderang “musuh”, karena Ekonomi Islam memiliki tabuhan genderangnya sendiri. Jangan lakukan seremoni-seremoni diluar prinsip-prinsip kemanfaatan yang menjadi paradigma utama Ekonomi Islam. Semoga kebanggaan ini betul-betul beralasan, dan menemukan singgasananya untuk terus dibanggakan”.

Dari sini berangkatlah kita……..(adm)

“Pemimpin FoSSEI adalah garda terdepan di organisasi peneguh jiwa rabbani ini, mereka adalah teladan yang senantiasa mengikhtiarkan dakwah ekonomi Islam di tengah tawaran jaringan yang semakin meluas, mereka yang tetap kritis serta inovatif meski bersinergi dengan banyak kehendak. Karena pada awalnya mereka dibangun melalui kemuliaan pendidikan dan mengakarkannya darah pejuang, sehingga berpotensi sebagai penggerak dan pelopor. Aktivitas dan kegiatannya kelak akan mewarnai perjalanan ekonomi syariah di Indonesia”.Fauzul Azmi Zein, Presidium Nasional 2 FoSSEI Tahun 2008-2010-

Keistimewaan FoSSEI ada karena ia menjadi lembaga yang menisbahkan perjuangannya pada silaturahim (kasih sayang) dan perbaikan ekonomi sekaligus akhlak manusia sebagai misi peradabannya. Ini bermakna pejuang-pejuangnya sadar betul apa itu kasih sayang dan keteladanan ekonomi dalam Islam. –Ali Sakti, Penulis Buku Ekonomi Islam-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s