Kaidah Cinta Islam

Diambil dari Buletin Jumat Insan Mulia edisi 13 Februari 2009

Pada hakekatnya semua manusia ingin dicintai oleh orang lain. Apalagi cinta oleh Allah SWT. Karena cinta-Nya begitu tulus dan tiada terbatas. Kadang hanya manusialah yang tidak bisa menempatkan cinta Allah sebagai cinta terindah padahal cinta yang sejati hanya milik Allah SWT. Manusia lebih cenderung cinta padahal yang belum pantas untuk dicintai. Banyak definisi tentang cinta, anatara lain cinta adalah pengorbanan, cinta adalah kesetiaan dll. Definisi cinta banyak artinya hampir semua penulis, filosof, dan ulama punya definisi cinta menurut pemikiran mereka.

Bahkan seorang Khalil Gibran penyair asal Libanon mengatakan, cinta adalah bunga yang selalu mekar dalam segala musim. Namun ada seorang ulama dan penyair yaitu Imam Ibnu Khoil mengatakan cinta itu tidak dapat didefinisikan tapi hakekatnya dapat dirasakan. Akan tetapi kebanyakan cinta lebih cenderung untuk diungkapkan makna dan artinya.

Dalam Islam pun ada cinta, karena Islam menebar kasih sayang dan kedamaian dalam cinta pada sesama. Hal ini terbukti di Al Quran pun juga membicarakan cinta. Dan cintapun dapat dirasakan dengan menangkap keindahan cinta lewat Al Quran dan Sunnah Rasul. Hal yang bisa melanggengkan cinta adalah taqwa, hingga kelak sampai di surga. Cinta yang tidak didasari taqwa akan tetap di hisab kelak. Karena cinta tersebut lebih condong untuk hal-hal yang menimbulkan maksiat dan syahwat. Syahwat adalah sesuatu yang melanggar dari syariah Islam. Dan jadikanlah cinta itu sebagai amanah, yang selama cinta diorientasikan untuk ibadah dengan dibingkai taqwa. Maka marilah berlomba-lomba untuk meraih cinta Allah SWT, supaya mendapatkan cinta yang mampu membimbing kita untuk lebih dekat dengan-Nya. Amin..

8 pemikiran pada “Kaidah Cinta Islam

  1. Sekarang kita banyak ditipu oleh cinta murahan, yaitu cinta kepada manusia, yang bahkan melebihi cinta agung kita yaitu cinta kepada Allah dan Rasulnya. Sekarang semua lagu dan film yang dibuat oleh yahudi mengajar manusia bercinta seperti monyet bercinta. Cinta yang ada sekarang ini sangat mengedepankan kepentingan diri sendiri. Apa bukti cinta kepada Allah? Adakah terasa oleh kita nikmat nya dan kebaikannya kepada kita? Adakah kita terkenang akan Allah setiap masa? Akankah kita takut berpisah dengan-Nya? Rasanya kita masih sangat jauh dari itu. Kita masih lebih takut berpisah dengan istri, dan harta kita…Wallahualam

  2. @adefadlee: terima kasih atas tanggapannya. sekarang ini, memang umat Islam banyak dimabukkan oleh kesenangan dunia. Namun, adalah tugas kita untuk saling menasihati dalam kebenaran kepada saudara-saudara kita. karena kalau bukan kita, siapa lagi yang akan mengusahakan kejayaan Islam?

  3. hmmm… pada dasarnya, tema & tulisan ini biasa2 aja…. tulisany pun isiny normal…

    tapi entah kenapa, pas ditulis oleh kak adit rasa2nya agak gimanaaaaaaaa gitu…

    wekekekekekeek

  4. ya bgtulah hidup kadang kita salah mengartikan cinta lantaran nafsu juga kita campur adukan di dalamnya, tapi cinta sesungguhnya hanyalah datang dari hati, yang jauh dari nafsu hewani, bagi ku cinta adalah sesuatu yang indah jika kita melakukanya atas dasar mencari keridho’a Allah.
    keindahan cinta tak dapat di bandingkan dengan indahnya bintang yang bertaburan jika malam tiba.
    wassalam.

  5. Cinta menurutku adalah sebuah anugerah terindah yg diberikan oleh Allah S.W.T kepada setiap hamba Nya. Cinta pun datang dgn sendirinya, muncul dalam hati setiap manusia. Cinta begitu indah jika kita menuruti kaidah dalam agama Islam & saling menjaga iman kita masing2, sehingga cinta tidak dinodai dgn hawa nafsu setan. Cinta adalah kasih sayang yang dibawa seumur hidup kita, jd jgn pernah mendustai cinta. Itu berarti sama saja membohongi diri kita sendiri terhadap orang yg kita sayangi. Wassalam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s