Ketika Ga Ada Lagi Tempat Sehangat Rumah

Terinspirasi dari blog salah seorang sahabatku (www.homesweethome.web.id) aku membuat tulisan ini. Kebetulan masa liburanku semester ini akan segera berakhir. Memang, judul blog sahabatku itu bisa menimbulkan banyak arti. Tapi, saat ini aku merasakan judul blog tersebut sangat sesuai dengan keadaanku saat ini.

Jujur saja, aku adalah tipe orang yang rumahan, familyman. Walaupun aku sering keluar rumah, namun pikiranku tidak pernah lepas dari rumah dan keluargaku. Dan bagiku, keluarga adalah segalanya.

Berada di rumah sendiri dan ada di tengah-tengah keluarga adalah suatu hal yang memberikan kehangatan tersendiri bagiku. Meskipun kadang terjadi sebuah masalah atau “pertikaian kecil” dengan adik-adikku, namun itu tidak sedikitpun mengurangi kehangatan tersebut.

Waktu terus berputar dan aku menyadari hal itu. Sekarang, aku berada di penghujung waktu liburanku. Artinya, aku harus segera kembali ke kampus dan meninggalkan sementara waktu rumah ini. Hatiku sedih, jiwaku berontak untuk tetap ada di sini. Tapi di satu sisi, aku harus kembali ke suatu tempat dimana aku menempa diriku untuk menghadapi masa depan.

Aku berusaha untuk bersyukur karena Dia telah memberi kesempatan kepadaku bisa berada di sini. Terlepas dari banyaknya kesempatan yang terbuang sia-sia, aku tetap harus bersyukur dan tidak perlu menyesal karena menyesal tidak akan menyelesaikan apapun. Dan aku hanya berdoa serta berharap selama aku tidak berada di sini, keluarga ini akan selalu baik-baik saja sampai aku kembali di tengah-tengah mereka.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s